Penulisan Singkatan dan Akronim


Dalam EYD bahasa Indonesia, penulisan singkatan dan akronim di atur sebagaiberikut

a.     Singkatan ialah bentuk dipendekkan yang terdiri atas satu huruf atau lebih.   (1)  Singkatan nama orang, nama gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti dengan tanda titik.

Contoh Penulisan yang benar

tahun ini, Bambang M.D. berkiprah di mahkamah konstitusi.
Menjelang pemilu, nama Deny J.A. terkenal di Indonesia.

Contoh penulisan salah

Tahun ini, Bambang MD berkiprah di mahkamah konstitusi.                                                                                                                                                                Menjelang pemilu, nama Deny JA terkenal di Indonesia.

(2)  Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan  atau  organisasi, serta nama dokumen resmi yang    terdiri atas huruf   kapital dan tidak diikuti dengan tanda titik.

Contoh penulisan yang benar

Beberapa lembaga tinggi negara di Indonesia adalah seperti MPR, DPR, DPD, dll. Untuk mengendarai mobil, kita harus membawa SIM A.

Contoh penulisan yang salah

Beberapa lembaga tinggi negara di Indonesia adalah seperti M.P.R., D.P.R., D.P.D., dll, Untuk mengendarai mobil, kita harus membawa S.I.M. A.

(3)  Singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf  atau lebih diikuti satu tanda titik.

Contoh penulisan yang benar

Jika Anda menggunakan singkatan umum dalam tulisan, maka penulisan singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf adalah seperti dll., dsb., dst., hlm., Y.th;  singkatan dua huruf seperti a.n., d.a., u.b., u.p.

Contoh penulisan yang salah

Jikan Anda menggunakan singkatan umum dalam tulisan, maka penulisan singkatan umum yang terdiri atas tiga huruf adalah seperti d.l.l., d.sb., d.st., hlm, s.d.a., Y.th.: singkatan dua huruf adalah seperti a/n, d/a, u/b, u/p.